Valuasi Murah & Kinerja Solid, Saham SMGR Bisa Jadi Pilihan

Valuasi Murah & Kinerja Solid, Saham SMGR Bisa Jadi Pilihan

Saham emiten semen BUMN PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) sedang dalam valuasi yang terbilang menarik saat ini. Berbekal fundamental yang solid, saham SMGR terbilang prospektif.

Kinerja teranyar, pendapatan bersih https://toto-jp-slot.online/ perusahan meningkat 4,46% secara tahunan (yoy) menjadi Rp8,93 triliun selama kuartal I 2023. Penjualan semen kepada pihak ketiga mendominasi, dengan kontribusi Rp6,74 triliun dari total penjualan.

Baca:10 Saham Ini Jadi Rebutan Investor Asing Kala IHSG Melesat
Selain penjualan semen, penjualan terak dan beton siap pakai kepada pihak ketiga turut menjadi penyumbang terbesar, masing-masing Rp890,43 miliar dan Rp419,21 miliar pada 3 bulan pertama 2023.

Seiring dengan itu, laba bersih SMGR tumbuh 11,06% yoy dari Rp505,69 miliar pada kuartal I 2022 menjadi Rp561,61 miliar pada periode yang sama tahun ini.
SMGR juga baru saja membagikan dividen tunai sebesar 70% dari penggunaan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2022 sebesar Rp 2,36 triliun pada 17 Mei lalu.

Jika dibandingkan dengan nilai yang dibagikan pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,02 triliun, pembagian dividen pada tahun ini terhitung tumbuh sebesar 61,76%. Secara rasio profitabilitas, SMGR bersaing dengan peers, terutama pesaing utamanya INTP.

Marjin laba kotor (GPM) SMGR mencapai 27,37%, di atas industri 24,36%. Demikian pula, marjin laba usaha (OPM) SMGR lebih tinggi dari industri (10,74%) dan dari INTP (8,75%) serta CMNT (8,82%).

Sementara, marjin laba bersih (NPM) perusahaan juga di atas rerata industri 5,68%. Metrik lainnya, return on equity (ROE) dan return on assets (ROA) juga bersaing dengan industri (ROE: 5,2% dan ROA: 2,8%).

Menengok Valuasi SMGR

Dari sisi valuasi, dengan menggunakan metrik yang lazim dipakai, saham SMGR saat ini diperdagangkan 18,11 kali di atas laba per saham (price-to earnings ratio/PER). Angka tersebut lebih murah dibandingkan rerata industri 25 kali.
Selain itu, PER SMGR saat ini di bawah rerata forward PER dalam 5 tahun terakhir (22,06 kali).

Metrik multiples populer lainnya, rasio price to book value (PBV) SMGR juga di bawah rule of thumb 1 kali, terbilang murah. Seperti PER, PBV SMGR saat ini berada di bawah rerata 5 tahun (1,71 kali).

PER dan PBV SMGR juga lebih rendah dibandingkan pesaing terdekat INTP. Angka PER dan PBV lebih rendang dibandingkan peers dan industri mengindikasikan suatu saham lebih murah (undervalued).

Apabila mengabungkan dua metrik di atas dan proyeksi kinerja ke depan, nilai wajar SMGR berada di kisaran Rp8.600 atau ada potensi kenaikan (upside) dari harga 21 Juni 2023 sebesar 43%.

Tentang Semen Indonesia

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) didirikan pada 7 Agustus 1957. Perusahaan ini awalnya didirikan dengan nama PT Semen Gresik, mengacu pada lokasi pabriknya di Gresik, Jawa Timur.
Saat itu, kapasitas terpasang perusahaan mencapai 250.000 ton per tahun.

Seiring berjalannya waktu, PT Semen Gresik mengalami perkembangan yang pesat.

Pada Juli 1991, Semen Gresik melakukan pencatatan saham perdana di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES) dengan kode SMGR. Kala itu, kapasitas terpasang 1.8 juta ton per tahun.

Kemudian, PT Semen Gresik mengakuisisi kuisisi Semen Padang dan Semen Tonasa pada 1995. Kapasitas terpasang 8,5 juta ton per tahun. Pada 2012, SMGR mengakuisisi Thang Long Cement Company (TLCC) dari Geleximco. Kapasitas terpasang TLCC sebesar 2,3 juta ton per tahun.
Pada 7 Januari 2013, Semen Gresik bertransformasi menjadi strategic holding PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.

Selang 6 tahun kemudian, SMGR mengambil alih 80,64% Holderfin B.V. di PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB). Pada 11 Februari 2013, PT Holcim Indonesia Tbk berubah nama menjadi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk.
Pada 11 Februari 2020, perubahan merek perusahaan Semen Indonesia menjadi SIG.

Teranyar, pada 19 Desember 2022, pemerintah Indonesia resmi melakukan inbreng saham dengan mengalihkan kepemilikan saham di Semen Baturaja ke SIG.

Hal ini merupakan kelanjutan Program Integrasi BUMN Sub Klaster Semen melalui proses Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), menjadikan status Semen Baturaja resmi menjadi bagian dari SIG.

Semen Indonesia memproduksi semen kantong, seperti jenis semen serbaguna (Semen PCC) dan semen aplikasi khusus (Dynamix Extra Power); dan semen curah macam EzPro hingga UltraPro. Perusahaan juga memproduksi produk beton hingga produk agregat dan turunan semen.

Semen Indonesia memiliki 20-an pabrik pengantongan yang tersebar di seluruh Indonesia dan 9 pabrik semen terintegrasi (dari Cilacap Plant hingga Quang Ninh Plant, Vietnam). Perusahaan juga memiliki 8 pabrik penggilingan.

Baca:Pabrik Semen Gresik Ini Raih Penghargaan Good Mining Terbaik
Prospek Bisnis

Permintaan semen di tingkat nasional berpotensi terus tumbuh pada 2023.

Meskipun biaya batu bara, salah satu komponen biaya manufaktur semen yang paling signifikan, diperkirakan masih dapat dikelola dengan mengacu pada peraturan Domestic Market Obligation (DMO) yang menetapkan harga di bawah harga pasar, peningkatan biaya bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi pada kuartal ketiga 2022 akan berdampak penuh pada 2023.

Hal ini akan memengaruhi biaya distribusi dan pengangkutan.
Manajemen SMGR menyebut, perusahaan akan berusaha meningkatkan volume penjualan sejalan dengan pertumbuhan pasar.
Pada 2023, kata manajemen, perusahaan juga akan terus melakukan pengelolaan arus kas yang disiplin melalui inisiatif untuk menjaga tingkat hutang yang efektif, dengan tujuan menjaga biaya, struktur modal, dan rasio utang tetap optimal.

Secara umum, potensi industri semen di Indonesia masih menjanjikan, meskipun saat ini mengalami kelebihan pasokan.
Konsumsi semen per orang di Indonesia masih di bawah rata-rata negara-negara Asia Tenggara yang mencapai lebih dari 300 kg. Hal ini menunjukkan potensi pertumbuhan industri semen di masa depan.

Permintaan semen juga diproyeksikan akan terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia yang diperkirakan tumbuh sebesar 1% setiap tahun, yang akan meningkatkan kebutuhan akan rumah tinggal.

Saat ini, permintaan semen di Indonesia masih didominasi oleh semen kantong, yang menyumbang sekitar 73% dari total permintaan semen, sedangkan semen curah menyumbang 27%.
Permintaan semen kantong terutama berasal dari sektor properti ritel dan renovasi.

Prospek sektor tersebut, terutama dalam pembangunan rumah tapak, diperkirakan tetap solid. Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan populasi Indonesia dan tingginya backlog perumahan pada tahun 2022.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat berkomitmen untuk mengatasi backlog perumahan dengan meningkatkan pembangunan unit rumah subsidi yang jumlahnya terus meningkat.

Permintaan semen curah terutama berasal dari proyek pembangunan infrastruktur pemerintah, proyek swasta skala besar, dan pabrik bahan bangunan berbahan dasar semen.

Komitmen dalam meningkatkan kualitas iklim investasi di Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tertinggal mendorong pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur.

Hal tersebut tercermin dalam komitmen pemerintah untuk menyelesaikan Proyek Strategis Nasional dan alokasi anggaran yang tinggi dari APBN untuk pembangunan infrastruktur.

Selain itu, potensi pertumbuhan permintaan semen juga diharapkan berasal dari proyek multi-tahun dalam pembangunan ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur.

Total anggaran pembangunan ibu kota baru diperkirakan mencapai Rp466 triliun untuk mengembangkan kawasan secara komprehensif, yang akan menjadi tempat tinggal bagi sekitar 10 juta orang dan berpotensi meningkatkan investasi dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Namun, terdapat sejumlah risiko untuk industri semen ke depan, seperti potensi permintaan yang lemah bertahun-tahun, ketidakpastian regulasi pemerintah, biaya logistik yang meningkat lebih tinggi dari ekspektasi, perang harga, dan kompetisi yang semakin ketat.

Melihat penjelasan di atas, memasukkan saham SMGR ke dalam portofolio jangka menengah hingga panjang bisa menjadi salah satu pilihan yang menarik untuk investor saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*